Senin, 14 Januari 2013

Home » , , » Sekelumit cerita tentang Album Mata Dewa Iwan Fals

Sekelumit cerita tentang Album Mata Dewa Iwan Fals


Mata Dewa merupakan judul album milik Iwan Fals yang dirilis pada 1989, dan juga judul salah satu lagu dalam album ini. Semula Album ini diberi judul ‘Seperti Mata Dewa’, Tetapi pada akhirnya, judul berubah menjadi ‘Mata Dewa’. Cover album ini berupa visual sepasang mata dengan warna orange yang dominan. saya mengenal Album ini ketika saya duduk dibangku SMA, saat itu saya meminjam album Mata Dewa dari sahabat saya yang bernama Eddy Hartono atau biasa saya sapa dengan Otot. Album ini dirilis pada tahun 1989, tapi masih sangat “gagah” dan relevan tuk dinyanyikan hingga sekarang, lirik dan musiknya digarap sangat maksimal, selain album Belum Ada Judul dan album Hijau, Bagi Saya album Mata Dewa adalah salah satu album terbaik milik Iwan Fals, saya sangat merekomndasikan album ini tuk kalian miliki.

Kita ketahui seblumnya corak Iwan Fals cendrung ke warna Country dan balada, namun dialbum ini Nuansa Rock sangatlah dominan, beberapa kata kata dilirik ini terasa sangat gagah dan sangat sangat laki laki. Album ini dikerjakan dengan sangat profesional dan didukung teknologi yang canggih. Dan saya merasa Vokal Iwan Fals menjadi lebih nge-rock. Sebagian lagu yang ada di album ini adalah lagu lama. Sedangkan aransemen di garap Ian Antono. Wajarlah pabila lagu ini jadi terasa sangat ngerock. Tuk Produser albumn ini sendiri dipegang oleh Setiawan Djodi, Ia menghabiskan banyak dana untuk album Konon Djodi melakukakn proyek ini karena ia adalah salah satu fans Iwan Fals.

Trcak favorit saya di album ini adalah Lagu ‘Air Mata Api” dan “Mata Dewa” , dan pada lagu Mata dewa Setiawan Djodi ikut menjadi backing vokal. Lagu lama yang di aransemen ulang adalah ‘Puing’, ‘Berkacalah Jakarta’, ‘PHK’, ‘Bakar (Timur Tengah II)’, dan super hits ‘Yang Terlupakan’.

Pada awalnya promosi album ini akan dilakukan dengan tur 100 kota di seluruh Indonesia, namun sayangnya hal itu terhalang oleh pembatalan izin. secara tiba-tiba oleh kepolisian membatalkannya dengan alasan faktor keamanan, karena konser Iwan Fals sebelumnya (tanggal 26 Februari 1989) berbuntut kerusuhan. Akhirnya seluruh rangkaian tur 100 kota dibatalkan. Padahal seluruh perlengkapan dan personel telah berada di Palembang, dan seluruh persiapan konser sudah matang. Jika saja Konser 100 kota itu jadi mungkin konser itu akan dicatat dengan tinta emas sebagai salah satu konser bersejarah di tanah air ini.

Lyiric favorit saya di album ini terdapat di lagu, air mata api:

“Aku adalah lelaki tengah malam
Ayahku harimau ibuku ular
Aku dijuluki orang sisa sisa
Sebab kerap merintih kerap menjerit “

“Lelaki tengah malam terkulai di tepi malam
Lelaki tengah malam terkulai di tepi malam
Orang sisa sisa menangis
Orang sisa sisa menangis “



Versi kaset

Side A
Nona
PHK (versi baru, versi asli ada di Album Wakil Rakyat)
Air Mata Api
Mata Dewa
Bakar (Timur Tengah II) (versi baru, versi asli ada di album Aku Sayang Kamu)

Side B
Puing (versi baru, versi asli ada di album Sarjana Muda)
Berkacalah Jakarta (versi baru, versi asli ada di album Sugali)
Yang Terlupakan (versi baru, versi asli ada di album Sarjana Muda)
Perempuan Malam
Pinggiran Kota Besar




* Ditulis dari berbagai sumber

Jim rock
Share this article :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar